Menahan Rasa

Kunanti kamuYang berjanji untuk ada
Bertahan akan tinggal

Tak pernah janjikan kapan
Atau bagaimana pertemuan mendatang
Bilakah mungkin ada
Atau hanya angan belaka

Dua insan mencinta
Namun terpisah jarak dan masa
Entah apa rencana Sang Pencipta

Tiap-tiap kutunggui
Menatap tembok yang tersanding pagar
Berharap sosokmu kan muncul
Seperti dulu berbagi rasa

Tak jua kau hadir lagi
Meninggalkan remah sisa harapku
Tuk kembali menunggui hari

Dan ku hanya menahan rasa
Yakinkan kau pasti kembali
Walau mungkin hanya angan belaka

Popular posts from this blog

Dia Yang Ada